Be the one who love everyone.It's better than be the one who beloved by everyone

ALLAH BEGITU DEKAT

Masa sih?

Memang benar kok.. kalau nggak percaya, coba saja lihat di sekeliling kita. Begitu banyak benda-benda ciptaan Allah yang menemani kita. Hamparan langit biru, awan yang berarak, matahari yang disimpan dalam jarak yang semestinya dari bumi kita ini, pohon-pohon yang mengeluarkan oksigen untuk kita bernapas, hembusan angin, bunga-bunga yang indah..dan masih banyak lagi. Itu semakin menandakan bahwa Allah begitu dengan kita.

Bahkan, dalam musibah yang mungkin menyapa dan menghampiri hidup kita, kita tidak pantas sedikitpun untuk berprasangka buruk kepada-Nya. Rangkaian peristiwa musibah adalah merupakan gambaran kehidupan manusia di dunia fana ini. Kepedihan, kesedihan, dan kesengsaraan adalah hal yang wajar. Karena setiap manusia pastilah tidak pernah lepas dari hal itu. Namun, itu semua harus diyakini sebagai peristiwa yang hanya sementara saja sebagaimana Allah telah mengganti siang dan malam. Demikian pula Allah menguji manusia dengan kesenangan dan kesedihan.

Seperti halnya tanah ladang yang tidak akan menjadi subur dan baik untu ditanami bila tidak dicangkul dengan alat cangkul yang tajam. Intan harus digosok dengan keras agar berkilau cahayanya. Emas dibakar terlebih dahulu agar dapat menjadi perhiasan yang indah. Dan bagi manusia, sakit dan pedih itulah yang harus dapat menimbulkan pemikiran maupun ikhtiar baru. Sebab, kalau hanya air mata, pasti tidak akan menolong dan meringankan beban. Kepedihan menghidupkan kemauan. Kesedihan adalah bayang-bayang hidup manusia di dunia dan tidak dapat dipisahkan untuk selama-lamanya.

Sedemikian sayangnya Allah kepada kita. Bahkan senantiasa membuka pintu maaf dan ampunan selebar-lebarnya apabila kita mau mengetuk pintu-Nya. Sedemikian murah hati dan pengasihnya Allah kepada kita, hamba-hamba-Nya yang sombong dan teramat angkuh.

Tinggal bagaimana kita merasakan kasih sayang dan kedekatan Allah dalam setiap desah nafas dan langkah kaki kita. Mencoba memahami dan mengerti hakikat dan kewajiban kita terhadap-Nya. Terus berusaha untuk mematangkan diri dan berpositive thinking atas rencana dan kehedak Allah. Nah, kalau karunia Allah itu seluas samudera dan amat tak terbatas, apakah kita tidak ingin berusaha untuk meraihnya walau hanya setitik?

Allah memang begitu dekat… sedekat orang-orang yang mencintai-Nya…

  

Created by wie ( teman baik hary )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: