Be the one who love everyone.It's better than be the one who beloved by everyone

Seorang perokok berat mendatangi dokter langganannya. Sebenarnya sang dokter telah memperingatinya berkali-kali untuk berhenti merokok. Namun si pasien tetap saja merokok. Mereka terlibat percakapan seperti ini.

Dokter : “Saya sudah bilang berapa kali sama bapak untuk
berhenti merokok, tapi kenapa bapak masih saja
merokok?”
Dokter : “Seharusnya bapak memikirkan kesehatan bapak. Kalau
seperti ini, bapak baru akan merasakan akibatnya.”

Sang dokter terus saja menasehati si pasien.

Dokter : “Sejak umur berapa bapak merokok?”
Pasien : “16 tahun.”
Dokter : “Berapa umur bapak saat ini?”
Pasien : “54 tahun.”
Dokter : “Nah, coba bapak bayangkan, sudah berapa banyak
uang yang bapak habiskan untuk membeli rokok. Coba kalau uangnya bapak kumpulkan, mungkin sekarang
bapak sudah punya hotel.”

Ternyata si pasien tidak senang mendengar ucapan dokter barusan. Kemudian ia balik bertanya.

Pasien : “Berapa umur dokter sekarang?”
Dokter : “Sama seperti bapak.”
Pasien : “Dokter merokok?”
Dokter : “Tentu tidak.”
Pasien : “Dokter sudah punya hotel?”
Dokter : !@#$%^&?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: