Be the one who love everyone.It's better than be the one who beloved by everyone

Pemuda kok loyo !

Yang semangat donk !

Apa kata dunia jika para

penerus estafet

perjuangan adalah generasi yang tak

memiliki ghirah

 

Melirik

Pemuda

Dahsyat

 

Pemuda kudunya menjadi sosok yang ‘dahsyat’.

Why begitu? Karena sesuai dengan kondisinya, seorang pemuda(dan pemudi) memiliki stamina yang fresh baik dalam semangat, fisik, dan pemikiran.

Makanya, tak mengherankan jika sejarah mencatat kiprah deretan pemuda dalam mengusung banyak perubahan, entah itu dibidang ekonomi, pendidikan, kekuasaan, dan lainnya.

Dalam islam sendiri, kita bisa temui keteladanan para sahabat muda Rosululloh S.A.W dalam hal semangat, ilmu, amal, dakwah, kesetiaan pada kebenaran hingga semangat beribadah.

Deretan nama-nama seperti

– Ali bin Abu Thalib

– Abdullah bin Umar

– Hamzah Al Aslami

– Abdullah bin Abbas

– Zaid bin Tsabit

– Muadz bin Jabal, dan masih banyak lagi kiranya cukup menjadi teladan sosok pemuda dahsyat.

Alloh S.W.T juga mentakdirkan melalui merekalah jaring-jaring kejahiliyahan, kebodohan, kemaksiatan dapat dienyahkan.

Pemuda dahsyat dalam konteks ini sarat dengan keunggulan yang ada di dalam dirinya.  

Ia sangat memperhatikan umur dan tak menyia-nyiakan lewat begitu saja tanpa hal yang berarti bagi diri, agama, dan orang lain secara umum.

Terus, apa sich karekteristik pemuda dahsyat yang sebenernya ?

1.    Lahap Ilmu

       Lahap makanan ? sudah biasa… Lahap ilmu ? Siapa takut ?

       Sudah semestinya pemuda yang dahsyat selalu haus dan bersemangat akan ilmu yang bermanfaat.

       Ilmu disini bersifat umum, bisa ilmu yang berguna untuk kemaslhatan umat terlebih ilmu yang berkaitan dengan syariat.

       Ilmu itu sendiri tak akan datang dengan sendirinya, kudu ada usaha dan kerja keras untuk mendapatkannya.

       Makanya selagi masih muda dan kuat, pergunakan umur untuk melahap ilmu yang berguna.

       Pemuda yang sebenarnya dan ketakwaannya, lain tidak. Ingin?

2.    Bertabur Iman

         Tak salah lagi, pemuda yang dikatakan dahsyat adalah dia yang memenuhi kehidupan dan hatinya dengan keimanan kuat.

         Keyakinan akan Alloh S.W.T, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rosul-rosul, dan hari akhir terpatri kuat dalam diri yang tak dapat          digoncang dengan keraguaan,

         ” Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yanmg beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya …” (Al Hujurat; 15)

        Iman kuat model ini akan berimplikasi kepada karakter unggul yang tak ada duanya.

        Tegar dan sabar diatas iman, mau berkorban di jalan Alloh S.W.T, segera bertaubat dan membersihkan diri.

        Dan ternyata karakter seperti ini telah bersinar terang di era kenabiaan.

        Para pemuda ketika itu benar-benar menerima petunjuk Rosul hingga datanglah ketetapan Alloh S.W.T

       “Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Alloh menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan)         ketaqwaannya.”

        (Muhammad; 17)

        Begitu indahnya hidup bertabur iman!

3.    Syirik……..Jauh!

        Berkebalikan dengan iman.

        Pemuda dahsyat tak pernah mempersekutukan Alloh S.W.T dengan makhluk dalam peribadahan.

        “Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Alloh…” (Al Furqan: 68)

        ” Bahkan dia menyembah Alloh semata, ikhlas dalam beragama, berlaku lurus, (wajahnya selalu) tertuju kepada-Nya,         dan berpaling dari selain-Nya.” Kata Abdurrahman As Sa’di (Tafsir Al Karimir-rahman hal.589)

Nah, itulah pemuda yang dahsyat .

Adapun sebaliknya; suka berbuat syirik, ampuh dengan tenaga dalam dan jimat adalah pemuda cemen sungguhan!

Tegar dan sabar diatas Iman,

mau berkorban di jalan Alloh S.W.T,

selalu menjaga iman, tak takut

dengan musuh sedikit pun,

takut akan hari perhitungan

Alloh S.W.T, segera bertaubat dan

membersihkan diri.

4.    Tak Lupa Berbuat

        Pemuda cinta shalat? Kuno itu! Pemuda suka ngaji? Ah, ketinggalan zaman!

        Itulah persepsi yang keliru di mata pemuda.

        Padahal sebenar-benarnya pemuda ‘dahsyat’ adalah yang mau berbuat dan beramal.

        Tak sebatas ilmu dan iman, pemuda dahsyat sangat unggul dalam keshalihan amal.

        Bahkan generasi inilah yang bahagia karena telah mencapai kepentingan dan arti hakiki dari amal shalih.

        “Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuaan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami         berikan kepadanya kehidupan yang baik dans esungguhnya akan kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baiik dari apa         yang telah mereka kerjakan.” (AN Nahl: 97)

By the way, ciri pemuda ‘dahsyat’ selalu semangat dalam mengerjakan amal baikdalam agama, apa pun itu!

 

Diambil dari milis sebelah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: